CIREBON – Suheryanto (26), warga Kampung Kesunean Selatan, RT 06 RW 09,
Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon ditemukan
dalam keadaan tak bernyawa dalam posisi tertelungkup dalam kubangan air
di belakang SD Negeri Tirtawinaya, Selasa (21/1).
Keterangan yang dihimpun, mayat tersebut pertamakali
ditemukan oleh Ny Aripah (42) tetangga korban sekitar pukul 06.00 WIB
ketika hendak ke warung membeli kopi. Awalnya, saksi curiga melihat ada
benda seperti boneka mengambang di sebuah kubangan air di belakang SDN
Tirtawinaya. Karena penasaran dan setelah dilihat ternyata benda itu
adalah mayat dalam posisi tertelungkup.
Temuan itu lalu dilaporkannya ke Pepep (40) selaku Ketua RW setempat dan
Polsekta Cirebon Selatan Timur. Polisi yang datang ke lokasi langsung
melakukan olah TKP. Hasilnya, mayat itu diidentifikasi bernama
Suheryanto. Karena pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan visum
dan otopsi, maka mayat tersebut dibawa pulang ke rumah duka untuk segera
dimakamkan.
“Saya anggap ini musibah. Kami dari pihak keluarga menolak untuk
dilakukan visum atau aotopsi,” ujar Ny Junah (42), ibu kandung korban
kepada polisi di TKP.
Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP H Dani Kustoni SH SIK MHum
melalui Kapolsekta Cirebon Selatan Timur mengaku pihaknya masih
menyelidiki kasus kematian Suheryanto tersebut. “Saat dilakukan olah TKP
dan identifikasi, kami tidak menemukan bekas-bekas kekerasan. Penyebab
pasti kematian belum bisa diketahui karena keluarga menolak untuk
dilakukan visum. Namun demikian, kasusnya masih kami selidiki,”
ungkapnya. (rcc/red)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
