KUNINGAN, - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) mengaku bangga ubi jalar bisa tembus pasar ekspor. Ubi yang
tumbuh secara menjalar, itu diekspor ke Jepang dan Korea oleh PT Galih
Estetika Indonesia, Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten
Kuningan.
"Dengan rangkaian proses yang sederhana, kita bisa mengekspor ubi
jalar ke Jepang dan Korea. Saya bangga," ujar SBY saat berkunjung ke PT
Galih Estetika Indonesia, Selasa (4/2).
SBY beserta Ibu Negara, Ani Yudhoyono didampingi Gubernur Jabar Ahmad
Heryawan, Bupati Kuningan Utje Ch Hamid Suganda, dan sejumlah menteri
Kabinet Indonesia Bersatu II tiba di PT Galih Estetika Indonesia sekitar
pukul 11.00. Mereka disambut langsung Direktur Utama, Elis Rosmiati dan
jajaran direksi. Bahkan dengan gamblang, Elis memaparkan ragam varietas
ubi jalar yang diolah perusahaannya untuk kemudian diekspor ke Jepang
dan Korea.
Mendengar pemaparan Elis, SBY berujar, "berarti kalau ke Jepang dan Korea jangan lupa Kuningan."
SBY pun berkelakar, jika ingin menikmati lezatnya ubi jalar produksi
PT Galih Estetika Indonesia, terpaksa harus terbang dulu ke Jepang atau
Korea. Sebab, produk tersebut tak dijual di dalam negeri.
Bukan hanya mendengarkan pemaparan tentang produk ubi jalar yang
diekspor, SBY dan rombongan juga berkesempatan meninjau langsung ke
dalam pabrik. Mereka pun berganti baju khusus standar pabrik.
Kunjungan SBY ke PT Galih Estetika Indonesia merupakan kunjungan
terakhir di Kabupaten Kuningan. Sebelumnya, SBY ke SMPN 1 Kuningan
meninjau proses belajar mengajar di sekolah berwawasan lingkungan dan
menanam pohon di hutan kota komplek Islamic Center.
Dari Kuningan, SBY dan rombongan langsung ke Stasiun Cirebon untuk
kemudian bertolak menuju Pekalongan, Jateng. Mereka menggunakan kereta
luar biasa dari stasiun. (trb)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)